|
Bisnis Anda Jangan Berbeda |
|
|
|
|
Written by Norman Firman, MM., MBA., CBA
|
|
Thursday, 26 June 2008 |
|
Apakah anda sering mendengar bahwa suatu bisnis harus berbeda atau mempunyai perbedaaan dengan bisnis lain? Apakah anda setuju dengan pernyataan tersebut? Bagaimana kalau saya katakan bisnis anda jangan berbeda dengan orang lain? Apakah anda setuju dengan saya atau setuju dengan yang mengatakan bahwa bisnis Anda harus berbeda?
Sebelum Anda menjawab, saya akan menceritakan suatu kisah nyata yang dihadapi oleh seorang kawan saya yang memiliki bisnis rumah makan. Seorang teman saya beberapa bulan lalu memulai suatu bisnis rumah makan di daerah Jelambar. Jelambar adalah suatu daerah di Jakarta Barat dimana bisa dikatakan sebagai daerah Chinatown. Karena ia belum berpengalaman, ia membeli hak waralaba dari sebuah perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang ayam goreng. Baru beberapa bulan berjalan, ia berselisih dengan perusahaan waralaba tersebut sehingga berhenti menjalankan waralaba tersebut. Akhirnya ia mencari seorang tukang masak untuk masakan Chinese Food. Beruntung ia mendapatkan seorang koki Chinese Food yang berpengalaman di restoran di Malaysia dan Brunei selama beberapa tahun.
Beberapa hari lalu saya bermain ke tempat usahanya dan iseng-iseng saya bertanya kepada si koki, apa bedanya masakan dia dengan masakan Chinese Food lain yang mudah ditemukan di daerah Jelambar tersebut. Koki tersebut menjawab, perbedaan yang ia punya adalah : dalam memasak ia tidak menggunakan (maaf) minyak babi tetapi hanya menggunakan mentega. Koki tersebut mengakui bahwa kalau menggunakan (maaf) minyak babi, masakan akan lebih harum dan gurih.
Nah, kembali ke pertanyaan saya di awal : apakah bisnis anda harus berbeda? Contoh di atas adalah satu bukti bahwa ia mempunyai perbedaan dibandingkan rumah makan Chinese Food yang lain, tetapi apakah menjadi berbeda disini bermanfaat bagi bisnis? Apakah perbedaan ini dapat meningkatkan bisnis dari teman saya? Bagaimana kalau mereka yang sudah terbiasa makan masakan Chinese Food yang (maaf) mengandung babi kemudian mencoba teman saya punya, apakah mereka akan tetap menyukai?
Disini menjadi jelas, bahwa berbeda saja tidak cukup. Yang tepat adalah mempunyai perbedaan yang bermanfaat bagi pelanggan!!!
Kembali ke kasus teman saya. Apakah restoran Chinese Food yang menggunakan mentega pasti tidak berhasil? Jawabannya : belum tentu. Jika teman saya membuka rumah makan tersebut di daerah yang banyak komunitas muslim, mungkin akan jauh lebih berhasil dibandingkan di daerah China Town. Hal lain yang bisa dilakukan : menemukan kelebihan mentega dibandingkan (maaf) minyak babi dan mengkomunikasikannya kepada pelanggan. Saya tidak tahu apakah mentega lebih sehat daripada (maaf) minyak babi. Tetapi kalau lebih sehat, maka ia dapat mengkomunikasikan bahwa rumah makannya menyediakan Chinese Food yang halal, sehat dan lezat.
Jadi, jangan hanya sekedar mencari perbedaan tetapi carilah perbedaan yang bermanfaat bagi pelanggan anda dan jangan lupa untuk mengkomunikasikannya.
Semoga Bermanfaat!
Norman Firman MBA Sales & Marketing Coach |