| Objective of Promotion |
|
|
|
| Written by Norman Firman, MM., MBA., CBA | |
| Tuesday, 10 July 2007 | |
|
Apakah anda pernah menggunakan Promotion untuk memajukan bisnis atau meningkatkan penjualan? Hampir setiap bisnis, ketika Sales tidak menghasilkan sesuai harapan, akan melakukan Promotion. Masalahnya adalah apakah Tujuan dari Promotion di mengerti oleh mereka yang akan melakukan. Maksudnya apa?
Maksudnya begini, seringkali antara mereka yang merumuskan Promotion dan mereka yang menjalankan tidak mempunyai visi yang sama. Tujuan Promotion yang dimaksudkan menjadi hilang ketika mereka yang menjalankan tidak mengerti tujuan tersebut. Contoh nyatanya adalah sebagai berikut : sebagai pengguna Esia, belum lama ini istri saya mendapat SMS yang menyatakan Promotion sebagai berikut : Gratis Creambath setelah gunting & cuci blow di seluruh Yopie Salon, cuma dengan menunjukkan SMS ini. Berlaku s/d 31 Juli 07. Istri saya tertarik untuk menggunakan Promotion ini. Maka ia mengunjungi salah satu Salon Yopie Salon di salah satu mal di daerah Kelapa Gading. Ketika tiba di salon, dikatakan bahwa Promotion creambath hanya untuk mereka yang berambut pendek, sedangkan kalau rambut panjang harus tambah bayar Rp.14.000. Istri saya kemudian menyatakan bahwa ia memang datang karena ingin dipotong pendek, baru kemudian di-creambath. Karena akan potong pendek, maka tidak usah tambah bayar. Tetapi ketika dilakukan creambath, ternyata perlakuan mereka yang menggunakan Promotion dari Esia berbeda dengan mereka yang bayar untuk creambath, dalam hal durasi. Mereka yang menggunakan Esia hanya sebentar saja di-creambath. Hal ini terbukti ketika istri saya sedang dipotong rambutnya, ada orang lain yang sudah di creambath tetapi ketika orang itu selesai di-creambath, istri saya juga selesai di-creambath. Bukti lain, orang di-creambath biasanya diminta untuk ganti baju, agar mudah untuk dipijat. Tetapi istri saya tidak diminta mengganti baju. Saya yakin, salah satu tujuan Yopie Salon bekerja sama dengan Esia adalah untuk mendapatkan lebih banyak customer lagi yang mau pergi ke Yopie Salon, dan diharapkan customer tersebut Puas serta mau kembali lagi ke Yopie Salon, walaupun nantinya sedang tidak ada Promotion. Tapi dari contoh yang didapat istri saya, menurut anda apakah istri saya puas dan mau kembali lagi? Seharusnya, mereka yang datang menggunakan Promotion diperlakukan minimal sama dengan yang membayar, supaya mereka puas dan mau kembali lagi. Anda lihat dalam contoh ini, tujuan dari Promotion menjadi tidak tercapai. Sudah harus membayar Esia untuk Promotion ini, konsumen yang diharapkan akan kembali juga menjadi tidak kembali. Kalau semua cabang memperlakukan customer seperti ini, maka Promotion ini akhirnya hanya akan menghabiskan waktu dan biaya. Pastikan Tujuan Promotion anda dimengerti oleh mereka yang akan melakukan atau menjalankannya, supaya Tujuan tersebut berjalan sesuai rencana. |
| < Prev | Next > |
|---|









